Mengenal Pehaman Allah Trinitas
08 Juni 2022
Trinitas sebagai Teologi
Kalau engkau memahaminya itu bukan Tuhan- St Agustine.Trinitas dipahami sebagai Ajaran Teologi (ciptaan Manusia) untuk menjelaskan Allah dalam Kitab Suci. Dalam pemhaman Agustinus Manusia terbatas dibandingkan dengan Allah yang tak terbatas. Maka pemahaman Trinitas harus dilihat dalam kacamata Iman (lat: fiducia/Percaya/Bersandar) Kepada Allah. Maka dalam upaya mengenal Allah dan mencoba belajar hikmat Allah (berTeologi). Ia menekankan kefanaan manusia, dan perlunya Kaca Mata Iman dalam melihat segala Teks Suci dan Teologi !
Allah Monotheis bukan Politheis
Allah yang kita imani adalah Esa Ulangan 6:4 dan ditekankan lagi (Yoh 16:15) Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku (Kristus) punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterimanya dari pada-Ku." Baik PL dan PB menekankan kesatuan Allah itu dalam pribadi nya yang beragam. Una Subtansia Tress Personae (Satu Subtansi 3 Pribadi). Kesatuan Allah dalam keragaman Pribadi Nya inilah yang mebuat Trinitas Special.
Teologi Perichoresis
Salah satu konsep teologis dalam menjelaskan Trinitas adalah Perichoresis. (peri = berputar-putar, choresis = tarian). Secara sederhana, perichoresis dipahami sebagai tarian cinta bersama-sama antara tiga pribadi Ilahi (Bapa-Anak-Roh Kudus).Relasi yang terjalin kuat satu sama lain. Allah digambarkan seperti tiga penari yang bergandengan tangan, menari berputar-putar dalam kebebasan.Menciptakan harmoni dalam kehidupan dan menghadirkan sukacita tanpa batas. Sebagai wujud Karya Allah Trinitaris. Ketiga pribadi ilahi ini setara, saling mempengaruhi dan saling memberi diri.Ketiga pribadi Allah yang bersekutu. Konsep Perichoresis yang muncul dalam pemikiran Teologi Ortodoks Timur inilah kemudian juga dihidupi oleh GKI yang tertuang dalam Konfesi GKI.
Dampak Teologi Trinitas Bagi Gereja
Teologi Perikoresis menyatakan Allah Persekutuan (Perikoresis) adalah persekutuan yang berfokus pada komunitas tanpa uniformintas (Penyeragaman) dan Personalitas tanpa individualitas.-Jurgen Moltman
Moltman sebagai Teolog yang menghidupi Trinitas, melihat Allah Persekutuan yang beragam, mengundang kita yang beragam untuk hidup dalam kesatuan ! Memahami Trinitas mendorong gereja untuk menerima keberagaman yang ada dalam tiap-tiap pribadi anggota gereja, tapi sekaligus percaya bahwa Gereja adalah kesatuan tiap anggota tubuh dengan Kristus sebagai kepala Gereja. Seperti yang dikatakan Yesus dalam Yoh 17:21 supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita, supaya dunia percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku. Semakin kita bisa bersekutu dalam keragaman tanpa menyeragamkan, dan semakin kita punya ruang setiap pribadi mengembankan diri tanpa menjadi individualis. Disitu kita bisa semakin mengenal Allah yang Trinitaris itu !
Download PDF
GKI Perumnas - Tangerang